Tambang Minyak Ilegal Di Batang Hari Leko Sebabkan Korban Jiwa, Satu Meninggal dan Satu Luka Berat

Tambang Minyak Ilegal Di Batang Hari Leko Sebabkan Korban Jiwa, Satu Meninggal dan Satu Luka Berat

BATANG HARI LEKO Muba mediaappi.com – Peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal di Kecamatan Batanghari Leko kembali terjadi, Senin (12/6/2023) sekira pukul 17.00 WIB. Kali ini, kejadian tersebut terjadi di wilayah Pakrin Desa Pangkalan Bulian.

Berdasarkan informasi yang beredar ledakan sumur minyak ilegal tersebut diduga menelan korban jiwa.

Adapun identitas korban sendiri adalah N (25) warga Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, yang meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan rekannya inisial J (30) mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RSUD Sekayu.

Peristiwa ledakan sumur minyak ilegal ini sendiri diduga dipicu dari api yang berasal dari mesin sedot yang ada di lokasi sumur, yang dikelola oleh kedua korban.

Percikan api, kemudian langsung menyambar minyak yang ada di penampungan. Sehingga menyebabkan keduanya ikut tersambar api.

Salah satu masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin yakni ‘AK’ menyayangkan adanya kejadian kebakaran sumur minyak ilegal di Kecamatan Batanghari Leko, apalagi hal tersebut sampai menimbulkan korban jiwa.

“Kejadian seperti ini sudah sering terjadi khususnya di wilayah Kecamatan Batanghari Leko. Dan kali ini sampai ada korban jiwa. Yang harus dipertanyakan itu dimana aparat penegak hukum dan pemerintah setempat, sehingga praktik ilegal drilling di Batanghari Leko marak terjadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia (Red) mengatakan kalau kebakaran hebat ini tak bisa di pungkiri diduga lalai nya Kapolsek Batang Hari Leko (BHL) Iptu Moga Gumilang yang kuat dugaan menerima setoran sehingga adanya pembiaran aktivitas tambang minyak Ilegal di wilayah hukum nya sehingga mengakibatkan korban jiwa dari aktivitas pengeboran minyak Ilegal tersebut “tuturnya

Sementara itu Kapolsek Batang Hari Leko Moga Gumilang saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp menjawab (Red_) “mohon meminta waktu, kanitres masih pendalaman lidik nanti kalau ada info valid di kabari”,ujarnya.

Terpisah kanitres IPDA Mustaqim Hadi, SH dalam pesan singkat menjelaskan (Red_) “Katek lgi api nye,Ikak lgi proses lidik”,singkatnya.

Tambang minyak ilegal meledak dan terbakar hebat yang berada di Desa Pangkalan Bulian ini bukan kasus pertama kali, ledakan yang disertai kebakaran hebat terjadi di Kecamatan Batang Hari Leko ini merenggut nyawa manusia hingga pemandangan lokasi penambangan ilegal driling seperti lautan api yang sangat mengerikan juga menakutkan.

Kapolda Sumsel Albertus Rachmad Wibowo harus menindak tegas untuk menutup kegiatan ilegal driling juga usut tuntas siapa dalang di Kecamatan Batang Hari Leko sehingga bebasnya aksi ilegal driling di wilayah hukum polsek Batang Hari Leko sehingga mengakibatkan ledakan dan kebakaran (MK/tim)