Reskrim Polsek Arosbaya Polres Bangkalan Berhasil Menangkap Palaku Pemerkosa Wanita Asal Sampang

Reskrim Polsek Arosbaya Polres Bangkalan Berhasil Menangkap Palaku Pemerkosa Wanita Asal Sampang

Kapolres Bangkalan mengungkap kasus tindak pidana Pemerkosa dalam Pasal 285 KUHP.

Bangkalan, mediaappi.com – Berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/B/01/I/2023/SPKT/Polsek Arosbaya/Polres Bangkalan/Polda Jatim Tanggal 30 Januari 2023,Pelaku tindak pidana Pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 KUHP.

Korban bernama Ellystiana Subaidah , Sampang, 10 September 1986, Alamat Dsn/Ds Ketapang daya Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, korban di perkosa di belakang masjid Al Bahar Desa Tengket Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan.

” Kejadian bermula pada Hari Rabu Tanggal 25 Januari 2023 sekira pukul 15.00 wib Korban di telvon oleh Saudar Moh Mujib untuk meminta uang sebesar Rp 50.000 (Lima Puluh Ribu) dan di suruh untuk menjemput di lapas Bangkalan dan di suruh berangkat sendirian, lalu Korban Transfer melalui M Bangking dan setelah itu pada hari kamis Korban berangkat Menjemput dari Ketapang jam 08.00 wib dan sesampai di Lapas Bangkalan sekira pukul 10.00 wib Korban di telvon Kembali oleh Moh Mujib di suruh menunggu di tempat parkir lalu tidak lama Korban melihat Moh Mujib Keluar dari Lapas dan menaiki sepeda Honda yang sudah di kendarai oleh saudara perempuannya yang Korban kenal Bernama Subaidah dan Moh Mujib Korban panggil Panggil namun Moh Mujib Melambaikan tangan dan Korban di tinggal di depan Lapas Bangkalan sendirian ,setelah itu Korban ingin pulang dan menunggu mobil angkutan umum dan sesampainya di terminal Bangkalan Korban di telvon Kembali oleh Moh Mujib dan di suruh untuk turun di depan Pom/Masjid Al Bahar Ds Tengket Kec Arosbaya Kab Bangkalan dan setelah Korban turun di depan Pom Bahar Korban di suruh untuk menunggu di masjid Al Bahar dan tidak lama kemudian Moh Mujib datang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna Abu-Abu lalu Korban di ajak oleh Moh Mujib untuk ke rumahnya namun sebelum sampai ke rumahnya moh mujib bilang “kamu tunggu dulu di situ Korban naruh sepeda dulu” lalu Korban menunggu di persawahan dan tidak lama Moh Mujib datang menghampiri Korban dengan berjalan kaki dan mengajak untuk berhubungan intim Bersama Korban di persawahan tersebut namun Korban tidak mau dan Korban sempat menjerit namun tidak ada warga sekitar yang mendengar dan Korban di paksa untuk melayani Moh Mujib tersebut dan Korban di berdikiran oleh Moh Mujib di sebelah tempat Korban menunggu dan di situ juga sudah ada daun pisang yang tergeletak dan Korban melalukan hubungan intim di tempat tersebut dengan paksaan Moh Mujib lalu sekira 5 menit setelah melakukan hubungan intim tersebut Korban di tinggal pulang oleh Moh Mujib di tempat tersebut dan Korban tidak di bolehkan untuk ikut ke rumah moh Mujib lalu Korban menangis hingga malam hari dan pagi hari sekira jam 12.00 wib Korban mencari jalan keluar untuk Korban pulang dan tidak lama Korban bertemu Moh Mujib Kembali dengan membawa makanan nasi Bungkus,Jambu dan air setelah itu Korban di suapin buah Jambu Oleh Moh Mujib setelah itu Korban meminum air yang telah di bawakan oleh Moh Mujib dan posisi badan Korban masih lemas dan Korban di peluk oleh Moh Mujib dan di bawa k arah timur di semak semak dan Korban di tidurkan di situ dan di setubuhi lagi oleh Moh Mujib dan sambil berkata “ di masukkin semua kayak kemaren” namun Korban menolaknya namun masih saja di masukkan kemaluan moh mujib ke kemaluan Korban dan setelah melakukan hubungan intim tersebut Korban di janjikan di antar oleh moh mujib untuk pulang sampai di rumah namun tidak jauh sesampainya di gang kecil selatan Pom Bahar Korban di suruh untuk pulang sendiri dan tas Korban yang berisikan beberapa Pakaian Korban di bawa lari moh Mujib pulang ke rumahnya dan Korban pulang sendiri naik Angkutan Umum dengan posisi Baju yang Korban pakai basah semua karena kehujanan pada hari Kamis Malam,” Kapolres Bangkalan.

Tersangka MOH MUJIB ,Laki-Laki, Bangkalan, 12 Desember 2001, Islam, Wiraswasta, Dusun Bunten Desa Karang Duwek Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan.

Adapun beberapa saksi RUMLAH,Sampang, 10 desember 1983, alamat Dusun Duk Tengah Dusun Ketapang daya Kecamtan Ketapang Kabupaten Bangkalan., Nur Hayati asal Bangkalan 22 Agustus 1992 , Dusun Bandung tengah Desa Balung Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan., Zubaidah asal Bangkalan 09 Desember 1993 , Dusun Tambak Desa Tengket Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan.

” Modus operandi bahwa pada hari Kamis tanggal 26 Januari 2023 Korban di telvon Kembali oleh Moh Mujib dan di suruh untuk turun di depan Pom/Masjid Al Bahar Ds Tengket Kec Arosbaya Kab Bangkalan dan setelah Korban turun di depan Pom Bahar Korban di suruh untuk menunggu di masjid Al Bahar dan tidak lama kemudian Moh Mujib datang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna Abu-Abu lalu Korban di ajak oleh Moh Mujib untuk ke rumahnya namun sebelum sampai ke rumahnya moh mujib bilang “kamu tunggu dulu di situ Korban naruh sepeda dulu” lalu Korban menunggu di persawahan dan tidak lama Moh Mujib datang menghampiri Korban dengan berjalan kaki dan mengajak untuk berhubungan intim Bersama Korban di persawahan tersebut namun Korban tidak mau dan Korban sempat menjerit namun tidak ada warga sekitar yang mendengar dan Korban di paksa untuk melayani Moh Mujib tersebut dan Korban di berdikiran oleh Moh Mujib di sebelah tempat Korban menunggu dan di situ juga sudah ada daun pisang yang tergeletak dan Korban melalukan hubungan intim di tempat tersebut dengan paksaan Moh Mujib lalu sekira 5 menit setelah melakukan hubungan intim tersebut Korban di tinggal pulang oleh Moh Mujib di tempat tersebut dan Korban tidak di bolehkan untuk ikut ke rumah moh Mujib lalu Korban menangis hingga malam hari dan pagi hari sekira jam 12.00 wib Korban mencari jalan keluar untuk Korban pulang dan tidak lama Korban bertemu Moh Mujib Kembali dengan membawa makanan nasi Bungkus,Jambu dan air setelah itu Korban di suapin buah Jambu Oleh Moh Mujib setelah itu Korban meminum air yang telah di bawakan oleh Moh Mujib dan posisi badan Korban masih lemas dan Korban di peluk oleh Moh Mujib dan di bawa k arah timur di semak semak dan Korban di tidurkan di situ dan di setubuhi lagi oleh Moh Mujib dan sambil berkata “ di masukkin semua kayak kemaren” namun Korban menolaknya namun masih saja di masukkan kemaluan moh mujib ke kemaluan Korban dan setelah melakukan hubungan intim tersebut Korban di janjikan di antar oleh moh mujib untuk pulang sampai di rumah namun tidak jauh sesampainya di gang kecil selatan Pom Bahar Korban di suruh untuk pulang sendiri dan tas Korban yang berisikan beberapa Pakaian Korban di bawa lari moh Mujib pulang ke rumahnya dan Korban pulang sendiri naik Angkutan Umum dengan posisi Baju yang Korban pakai basah semua karena kehujanan pada hari Kamis Malam,” ungkapnya.

” Anggota Reskrim polsek arosbaya polres bangkalan melakukan penyelidikan terhadap laporan polisi diatas kemudian tim mendapatkan informasi bahwa tersangka Moh Mujib sedang berada di Kos Kosan yang bersama Korban di Desa Tengket Kecamatan Arosbaya belakang Alfamart,Setelah dilakukan observasi dan penyelidikan tim segera melakukan penangkapan pada hari Selasa tanggal 14 Februari 2023 sekira pukul 14.00 Wib,Kemudian tim segera menindak lanjuti dan berhasil mengamankan Sdr. Moh Mujib di Tempat Kejadian perkara penangkapan, Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa menuju Polsek Arosbaya Polres Bangkalan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara barang bukti yang kami amankan, 1 Potong kaos lengan panjang warna Coklat susu., 1 potong celana panjang warna coklat susu., 1 potong celana dalam warna pink., 1 potong BH warna Merah.

Tamyiz