Halangi Tugas Jurnalistik Kepala Desa Gedung Makripat Di Laporkan.

Halangi Tugas Jurnalistik Kepala Desa Gedung Makripat Di Laporkan.

Lampung Utara. Persatuanpewartaindonesia.com.- Kepala Desa Gedung makripat. Kecamatan Hulu Sungkai. Kab. Lampung Utara. Prov .Lampung diduga halang halangi dan ancam wartawan, dilaporkan Kepolisi. 1 Agustus 2022.

Riki Hakiki Jurnalis 1newstvgroup.com” Merasa diri nya diancam oleh oknum Kades .
Pada saat melakukan tugas jurnalistik. Didesa Gedung makripat.
Hal itu terjadi saat saya mencari impormasi terkait dugaan Pungutan liar (PUNGLI) di SMKN1 HULU SUNGKAI. Yang terletak didesa gedung makripat.

Kronologis kejadian.(FN) Guru honor SMKN 1 HULU SUNGKAI.Kab lampung utara pada hari rabu 29-6-2022.Yang Lalu
Mengatakan kepada Media ini
Bahwa disekolah nya.
Memengut Uang komite Sejak tahun 2020. Dengan besaran Rp 1200.000/Murid/Tahun.

Lebih lanjut (FN) mengatakan bahwa uang tersebut untuk bayar komite.Dan menurut nya bayar uang komite itu bukan berdasarkan kesepakatan.

Dan bagi anak yang mendapatkan PIP (Program Indonesia Pintar)
Kelas 1 : 1000000/murid/pertahun dan dipotong 700.000. Tanpa Sepengetahwan wali murid
Kelas 2 : 1000000/murid/Tahun/Dipotong 700000. Tanpa Sepengetahwan wali murid.
Kelas 3 : 500000/murid/tahun/Dipotong 300.000.Juga tanpa Sepengetahwan Wali murid.

Lebih lanjut media ini menelusuri. Impormasi dari (FN) selaku guru honor di SMKN 1 HULU SUNGKAI.Pada hari rabu tgl 20-07-2022.
Awak media menemui kepala sekolah dan saudara dendi TU smkn 1 hulung sungkai. Lampung utara.
Mengenai kompirmasi bapak kepada saya tanyakan langsung kepada ketua komite. Bambang sugeng. Tutur ibu kepala sekolah.

Lalu ibu kepala Sekolah pergi meninggal kan jurnalis. Riki hakiki.
Karna tidak digubris saya jurnalis langsung meninggalkan tempat tutur riki menjelaskan.

Selanjut nya pada tanggal 25-7-2022. Riki haki. Bersama dengen pimpinan media 1newstvgroup.com. Mendatangi kembali. Sekolah SMKN 1 HULU SUNGKAI. Lampung utara.
Bertemu dengan kepala Sekolah dan ketua komite SMKN1 HULU SUNGKAI.
Awak media menanyakan tentang impormasi yang diterima. Mengenai uang komite yang di pungut dari Wali murid.

Ketua komite membenarkan bahwa pungutan itu benar ada nya dan sesuai dengan pergub 61 th 2020. Ujar ketua komite.

Untuk memastikan awak media menggali impormasi dari wali murit.
1. walimurid dari.
(IN)kelas 12 tahun 2022 dapat 500.000
Dipotong 410.000 tanpa sepengetahwan walimurid.Sudah lulus

(FI) Kelas 12.dipotong 700.000 tanpa persetujuan dan buku rekening dipegang oleh pihak Sekolah .

(RS) Walimurid dari
(SW). Kelas 11. Mendapatkan dana PIP 1000000 dipotong 1 juta tanpa sepengetahwan wali murid pemotongan ini kata orang tua wali murid tanpa musyawarah. Dan buku rekening dipihak sekolah juga.

Disore hari nya Lanjut riki hakiki saat berada dirumah warga ,Saya dan istri saya.Saat saya berada didalam rumah warga. Dengan tiba tiba datang kepala desa marah marah dan merampas hp dan catatan impormasi. Beruntung waktu itu dapat saya pertahankan. Tutup nya.

Ditempat terpisah Pimpinan Media ini Chandra Alamsyah saat di hubungi via telpon, mengatakan.
“Saya berharaf agar pihak kepolisian dapat mengambil tindakan hukum. Jangan sampai terkesan ada pembiyaran. Karna jurnalis itu bekerja dibawah perintah undang undang pers 40 tahun 1999. Jadi jelas ada aturan hukum nya.
Yaa kita tunggu saja perkembangan nya.
(Team PPI)